PUBLIKASI MASTA 2021

 

 

No.

Dokumentasi Agenda

Nama

Link Akses

1.


 

Rapat Progress Kinerja Masing-Masing Sie

(Senin, 16 Agustus 2021)

 

2.


 

TM Masta Virtual IMM

(Kamis, 26 Agustus 2021)

3.

 

Masta I

 (Jumat, 27 Agustus 2021)

Sumber : *kelas K kloter I

 

4.

 

Masta II

 (Sabtu, 28 Agustus 2021)

Sumber : *kelas besar kloter II

Evaluasi PMK pasca Masta

(Rabu, 1 September 2021)

5.

 

Evaluasi PMK pasca Masta

(Rabu, 1 September 2021)

 

PRA PELAKANAAN KEGIATAN

Sebuah kegiatan dapat berajalan sesuai harapan adalah suatu keinginan dari penyelenggaranya. Maka dari itu, perlu adanya persiapan dengan sungguh-sungguh serta koordinasi dan komunikasi yang baik.  Pada masa pandemi ini, demi merealisasikan hajat perkaderan melalui rangkaian acara Masta Vitual IMM. Maka, dibentuklah sebuah kepanitiaan, yang terdiri dari Penanggung Jawab (PJ), Master oof PMK, Steering Commitee (SC), dan Organizing Commitee (OC). Supaya, persiapan dan pelaksanaan Masta dapat berjalan dengan optimal walaupun harus Work From Home (WFH). PJ adalah penanggung jawab utama atas kegiatan ini. SC adalah komponen kepanitiaan yang bertugas untuk mennyusun konsep acara, mengarahkan, dan mengontrol terhadap panitia secara keseluruhan. Sedangkan OC adalah sebagai motor penggerak jalannya agenda ini. OC terbagi atas ketua panitia, sekretaris panitia, bendahara panitia, dan seksi-seksi panitia.

Rapat virtual I dimulai pada tanggal 16 Agustus 2021. Disana menetapkan bahwa pelaksanaan Masta harus diberlangsungkan secara daring. Dikarenakan, ditinjau dari kegiatan Masta Virtual IMM tahun kemarin dan melihat kondisi pandemi yang belum memungkinkan untuk melakukan kegiatan secara luring. Dalam serangkaian berlangsungnya Masta, panitia tidak hanya berkerja profesional berdasarkan tugas masing-masing, tetapi saling membantu satu sama lain (kolektif kolegial).

Sistematika pendaftaran dimulai sejak tanggal 13 Juli 2020 dilakukan melalui g-form, melalui link https://forms.gle/AALc6Qm1wYbzdN1z6 Di mana pada tanggal 20 Agustus terakumulasi sejumlah 1341 pendaftar. Seiring pada hari Masta ada mahasiswa yang mengundurkan diri dari UMS, tidak mengikuti Masta PMB 2021, dan terjadi human error saat pengolahan data di google form yang mengakibatkan identitas ganda pada beberapa peserta.

Setelah melakukan pendaftaran, mahasiswa diarahkan untuk melakukan verifikasi. Verifikasi dilakukan secara daring melalui chat WhatsApp dengan mengkontak contact person yang telah disematkan di pengumuman WhatsApp Groups dan Instagram.

Pasca verifikasi, peserta diarahkan untuk membuat konten video yang berjudul ‘What Do You Know About IMM’. Disana, peserta dihantarkan untuk berkenalan dengan IMM sebelum kegiatan Masta berlangsung (warming up section). Selanjutnya, video tersebut diunggah pada akun instagram masing-masing peserta.

Kemudian, pra pelaksanaan ditutup dengan mini talkshow yang berlangsung di Instagram akun milik pkimmfkipums dengan tajuk ‘Bincang Seputar Masta IMM 2021’. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 26 Agustus 2021 yang membahas tentang pelaksanaan Masta IMM 2021 dimana kegiatan ini berbeda dari tahun lalu.

PELAKSANAAN KEGIATAN

Pada tahun ini, Masta 2021 bertemakan Bersama IMM Menggali Potensi Mahasiswa Menuju Sumber Daya Pendidikan yang Berkarakter di Era Pandemi.” Masta tahun ini seperti tahun lalu yang diadakan secara daring sesuai dengan arahan dari kampus. Dalam agenda ini, terdapat Pemandu Materi Kelas (PMK) yang akan membersamai peserta selama kegiatan berlangsung. Media penghubung dua komponen tadi adalah WhatsApp Groups, Google Meet, dan Zoom. Masta Virtual IMM diselenggarakan pada pukul 06.30-16.00 WIB. Kloter I dimulai pada Jumat, 27 Agustus 2021 dan kloter II dimulai pada Sabtu, 28 Agustus 2021. Selama Masta, baik PMK ataupun peserta mengenakan busana dominan merah.  Untuk penjelasan Masta lebih lanjut. Dapat disimak melalui keterangan di bawah dan beberapa lampiran.

MASTA I

            Dimulai pada Jumat, 27 Agustus 2021 dengan jumlah peserta sekitar 702 mahasiswa. Mulanya para PMK stand by di WhatsApp Group kelas mereka untuk melakukan presensi dan rekap pada pukul 07.00. Selain presensi, para PMK juga menyempatkan memberikan arahan selama pertemuan di gmeet berlangsung. Lalu, PMK lainnya menyiapkan ruang meeting. Selanjutnya, salah satu PMK memberikan intermeso terkait materi yang hendak dibahas sekaligus melakukan taaruf ceria hingga pukul 07.50. Lalu, peserta menghadapi materi I yang bertema Muhammadiyah di Era Milenial’ hingga pukul 09.00. Pada pukul 09.20 peserta tetap di ruang zoom pergantian materi II yang bertema ‘Motivasi Organisasi dan Pengantar Gerakan’ hinnga pukul 10.30. Selanjutnya peserta diminta untuk mengumpulkan resume materi I dan II hingga pukul 12.00.

MASTA II

MASTA 2 diselenggarakan tanggal 28 Agustus 2021 dengan jumlah peserta kurang lebih 600 mahasiswa. Jumlah peserta pada kloter 2 berkurang dari jumlah Kloter 1 karena diratakan di kloter 1 dengan jumlah kelas 21 dan kloter 2 tetap 21 kelas tetapi dengan jumlah peserta yang lebih sedikit. Tidak ada perbedaan dalam penyelenggaraan masta di google meet semua sama seperti kloter 1 dengan susunan mahasiswa presensi terlebih dahulu di WAG kelas dengan PMK setelah pukul 07.00 WIB peserta diarahkan untuk masuk ke Zoom dengan link yg sudah diberikan CO-PMK. Masta Kloter 2 ini berjalan lancar walaupun ada beberapa hambatan seperti sinyal yang tidak stabil, kehabisan kuota, ada beberapa anak yang tidak aktif, dan lain sebagainya.

PASCA PELAKSANAAN KEGIATAN

Setelah selesai Masta I, panitia dan PMK melakukan evaluasi melalui Google Meet. Evalusi ditujukan terkait kendala para PMK dan peserta serta penyampaian strategi Masta selanjutnya.  Selanjutnya, untuk peserta kloter I dan kloter II ramah tamah dengan PMK perkelas juga diberikan program lanjutan yang sama. Para PMK kelas menentukan waktu untuk melakukan QnA sebagai media untuk pendalaman. Setelah sesi QnA selesai, maka peserta kloter I dan kloter II baru mengerjakan follow up Masta berupa mengikuti diskusi kajian online yang diselenggarkan PK IMM FKIP UMS.

 

 

Share:

Lomba Mengulas Buku dalam rangka memeriahkan Hari Buku Nasional





Sebab, kalau cuma makan, binatang juga bisa makan. Lantas, kalau cuma pakaian, binatang juga  punya bulu. Buku, bisa membaca, itulah yang membuktikan manusia punya kebanggaan, punya kebudayaan, punya peradaban.

 – Remy Sylado

Bidang Riset Pengembangan Keilmuan  IMM FKIP UMS 2020/2021 mengadakan Lomba Mengulas Buku dalam rangka memeriahkan Hari Buku Nasional yang jatuh pada tanggal 17 Mei 2021. Lomba ini ditujukan untuk mahasiswa/mahasiswi se-Indonesia. Peserta bisa memilih akan mengulas buku fiksi maupun buku nonfiksi. Lomba ini akan berlangsung selama bulan Mei dengan rentang waktu :  9 sampai dengan 25 Mei adalah waktu pendaftaran dan pengumpulan karya, 27 sampai 29 Mei adalah waktu penjurian, dan 30 Mei adalah waktu pengumuman pemenang Lomba. Seluruh rangkaian lomba akan berlangsung secara daring. Juara 1, 2, dan 3 pada lomba mengulas buku ini akan memperoleh hadiah berupa uang saku dan sertifikat juara. Setiap peserta yang telah mendaftar dan mengumpulkan karya akan mendapatkan sertifikat peserta. Lomba ini tidak dipungut biaya pendaftaran alias “Gratis”.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk bagikan pengalaman membacamu dan cerita tentang buku kesukaanmu dalam lomba ini!

Ketentuan karya ulasan buku pada lomba kali ini adalah meliputi :

1.      Peserta bisa mengulas buku fiksi maupun nonfiksi.

2.      Karya memuat : Judul ulasan, identitas buku (judul buku, penulis, tahun terbit, penerbit, dan tempat terbit), swafoto pengulas dengan buku yang diulas, sinopsis buku, dan ulasan terhadap buku yang dibaca.

3.      Karya yang dikumpulkan adalah asli hasil ulasan peserta pribadi, tidak sedang didaftarkan dalam perlombaan lain dan karya belum pernah memenangkan lomba.

4.      Ketentuan penulisan :

·        karya maksimal 5 halaman,

·        ukuran kertas A4,

·        ditulis dengan font Times New Roman ukuran 12

·        margin  kiri, kanan, bawah, atas masing-masing 3 cm

·        spasi 1,15 cm

·        dikumpulkan dalam format pdf dengan penamaan : Nama Lengkap_Judul Ulasan_Asal Universitas.

5.      Karya yang menjuarai lomba ini berhak untuk diunggah di media milik IMM FKIP UMS

Kriteria penilaian dari lomba ulasan buku ini meliputi : Orisinalitas karya, penggambaran sinopsis buku, gaya bahasa, dan kecakapan penilaian terhadap buku yang diulas.

Demikian Lomba Mengulas Buku ini kami umumkan. Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan kecintaan pemuda/pemudi indonesia dengan buku. Dengan begitu budaya membaca menulis tetap lestari dan dengan itu generasi penerus peradaban bangsa akan kian bestari.

Salam Literasi!!! Atas partisipasinya kami ucapkan terimakasih : D

Link Pendaftaran lomba : http://bit.ly/LombaMengulasBukuIMMFKIP
Link Pengumpulan karya : http://immfkip.ums.ac.id/2021/05/lomba-mengulas-buku-dalam-rangka.html 

Share:

Webinar “Sambung Rasa Sambung Karsa di Lingkar Media guna Membangun Peradaban Bangsa” Sebagai Rangkaian Semarak Milad Ke-57 IMM FKIP UMS

 

Oleh : IMMawan Lalu Muhammad Ilham Fajri

KABID RPK IMM FKIP UMS

14 Maret 2021 lalu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) telah menempuh usia yang cukup dewasa. Organisasi pergerakan dan perkaderan ini telah melewati berbagai tantangan zaman dengan berbagai lika-likunya. Jiwa yang tangguh dan nalar kritis kader-kadernya sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai permasalahan tersebut. Dibutuhkan penanaman kesadaran yang kokoh untuk senantiasa meluruskan arah langkah untuk melawan kemungkaran dan mengajak kebenaran dan memperjuangkan hak-hak rakyat.

Di era kecanggihan teknologi ini, media massa merupakan aspek terpenting dan mempengaruhi kehidupan mayarakat. Kecanggihan media massa dapat mempermudah lalu lintas informasi dan pengetahuan termasuk juga lalu lintas ekonomi, budaya dan lain-lain. Namun, disamping manfaat itu, terdapat dampak-dampak negatif yang turut meyertai berkembangnya media massa. Misalnya hoax, hegemoni pemerintah ke arah yang buruk, penutupan isu, westernisasi, penghancuran budaya, persaingan ekonomi global dan lain-lain.

Dewasa ini, media bukan hanya sekedar sebagai sekumpulan informasi siap konsumsi tapi dapat juga digunakan sebagai amunisi dalam peperangan di tengah kecanggihan teknologi komunikasi. Dalam peperangan tersebut, media pers dan jurnalistik memiliki peranan penting untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan mencerdaskan rakyat. Untuk melakukan perjuangan tersebut, dunia pers dan jurnalistik perlu memegang sikap independen dan berupaya membebaskan diri agar tidak terikat dengan penguasa. Namun dalam kebebasan tersebut, pers dan jurnalistik bukan hanya mementingkan keuntungan pribadi. Perlu adanya tanggung jawab sosial.

Pentingnya menelisik dapur media massa agar dalam memproduksi warta berita agar mampu menyuarakan aspirasi dan perasaan rakyat, mendorong PK IMM FKIP UMS untuk menyelenggarakan webinar dengan tajuk “Sambung Rasa Sambung Karsa Di Lingkar Media Guna Membangun Peradaban Bangsa” dalam rangkaian Milad ke-57 IMM pada 27 Maret 2021 yang lalu.

Webinar kali ini dipantik oleh dua orang pemateri yang sama-sama bergerak di dunia jurnalistik dan media massa, yakni Adib Muttaqin Asfar yang merupakan editor berita di Solopos dan pegiat Aliansi Jurnalistik Independen Surakarta.  Pembicara kedua ialah Taufiq Nandito yang bergiat di Pandiva Media dan Surakartadaily. Di samping itu kegiatan ini juga dimoderatori oleh Mariliana Ariesta Vani Dari LPM Figur FKIP UMS. Wakil Dekan III FKIP UMS Bapak Taufik Nur Hidyat dan Ketua PC IMM Surakarta IMMawan Arif Nur Faudin turut memberikan sambutan dalam acara ini.

Webinar ini  membahas mengenai kondisi media massa terkini, peran penting jurnalis yang independen dan peduli sosial, bagaimana cara bermedia massa dengan positif dan produktif, dan bagaimana cara menyikapi persoalan-persoalan terkini terkait media masa. Kegiatan disambut dengan antusias oleh mahasiswa, baik dari kader-kader IMM maupun mahasiswa umum. Lebih dari 100 mahasiswa turut mengikuti kegiatan webinar ini.

Kegiatan webinar ini berjalan dengan lancar mulai dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.10 WIB. Materi yang diberikan cukup luas namun dirangkai dalam penyampaian yang lugas dan santai sehingga sangat nyaman untuk disimak. Sesi diskusinya pun cukup seru, dibuka 2 sesi pertanyaan dan sekitar enam peserta turut bertanya dan berdiskusi dalam acara ini.

Webinar yang berlangsung beberapa bulan yang lalu ini, diharapkan mampu menjadi penyulut semangat kritis Mahasiswa yang memiliki tanggung jawab dalam mengawasi, memperjuangkan, dan menyuarakan hak-hak rakyat. Kepedulian mahasiswa terhadap media massa tentu menjadi pondasi penting dalam perjuangan tersebut.

Dokumentasi Kegiatan Webiar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Share:

Eksistensi Ideologi untuk Manusia

 


Oleh IMMawati Fathan Hasana Mucharom

Sekertaris Bidang Hikmah PK IMM FKIP 2019/2020

Manusia diciptakan Allah swt. dengan sempurna. Pasalnya, organisme manusia memiliki organ ‘otak’ yang bersemayam dalam raganya. Otak berhubungan erat dengan daya pikir, menurut (Daulay, Nurussakinah, 2017: 118) menyatakan bahwa otak bagian kiri andil besar dalam analitik logis. Artinya, ia berperan penting dalam pemberdayaan pikiran. Dalam buku “Islam dan Ipteks”, menurut (Shobron, Sudarno, dkk, 2019: 14-15) menyatakan bahwa daya pikir ‘berpikir’ memasuki ranah bagian fisik. Maknanya, akal berkaitan erat dengan adanya manusia terkait tugasnya dalam mengelola bumi. Sehingga, kedudukan otak masuk pada ranah logis yang realistis.

Implementasi daya pikir dapat ditinjau dari adanya konstruksi pikiran. Nanti, akan muncul paham-paham hasil penelaahan pikiran yang terdalam. Sebagian orang menggunakan hasil paham-paham itu dalam menyelesaikan kegiatannya. Sejalan dengan itu, dalam buku yang berjudul “Deskripsi Perencanaan Ketenagakerjaan”, menurut (Siagian, 1994), ia menyatakan bahwa perwujudan rencana masa depan dimulai dari rencana yang matang dengan melibatkan pemikiran. Jadi, daya pikir disepakati sebagai paham-paham yang nantinya dijadikan sebagai pandangan bagi manusia.

Berbicara mengenai manusia, maka tidak lepas dengan statusnya sebagai leader of this world. Status itu tertera jelas dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 13. Kondisi demikian, memproyeksikan bahwa keseharian manusia membutuhkan acuan yang disepakati bersama dalam mewujudkan keidealan atau paling tidak mengurangi risiko adanya hal-hal yang semu. Menelisik pernyataan di atas, manusia sejatinya membutuhkan kepastian hasil konsensus bersama dalam wilayahnya.

Ibarat sebuah benda, konsensus diibaratkan sebagai cermin. Di mana salah satu fungsinya adalah sebagai tempat merefleksikan diri. Jika dipantulkan dengan adanya manusia yang ada dalam suatu bangsa, ini berkaitan erat dengan pemikiran yang dijadikan paham dan tentunya didasarkan atas keabsahan bersama. Dalam buku “Kekuasaan Politik: Perkembangan Konsep, Analisis, dan Kritik”, menurut (Efriza, 2016: 150), menyatakan bahwa keabsahan merupakan padanan kata dari legitimasi. Dalam buku yang sama (Efriza, 2016: 162-163), ia menyatakan bahwa adanya legitimasi ideologis. Di mana dapat diartikan bahwa pelaku-pelaku yang memiliki wewenang dalam berlegitimasi adalah pentolan yang dapat memonopoli pengetahuan ke dalam tatanan masyarakat. Secara halus, monopoli pengetahuan dikembalikan dengan istilah ideologi.

Berbicara tentang ideologi, dalam pendekatan filosofis yang menuntut adanya keradikalan berpikir, ideologi sejatinya adalah keadaan sosial yang nyata. Ideologi terbentuk atas keparsialan antara kekuatan pejabat teras dengan bumbu produksi hasil pengeja wantahan kebenaran sosial (Adian, Donny Gahral, 2011). Akhirnya, itu dipakai untuk cermin dalam perefleksian kehidupan berbangsa.

 

DAFTAR PUSTAKA

Adian, D. G., 2011. Setelah Marxisme: Sejumlah Teori Ideologi Kontemporer. Cetakan I ed. Depok: Koekoesan.

Efriza, 2016. Kekuasaan Politik: Perkembangan Konsep, Analisis, dan Kritik. Malang: Instans Publishing.

Sudarno Shobron, M. J. d. T. S., 2019. ISLAM DAN IPTEKS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN. Edisi Revisi ed. Surakarta: LPPIK UMS.

Share:

Resensi Anime The Promised Neverland

 

Oleh IMMawan Aditya Wisnu Pradipta

Anggota bidang media dan komunikasi PK IMM FKIP

 

Sutradara            :      Mamoru Kanbe

Skenario             :      Toshiya Ono

Musik                 :      Takahiro Obata

Studio                 :      CloverWorks

Tayang                :     11 Januari 2019 – 28 Maret 2019

Episode               :     12 (Daftar episode)

Genre                  :     Dark Fantasy, Science Fiction, Thriller

 

Musim kedua dari seri anime The Promised Neverland diadaptasi dari manga berjudul sama karya Kaiu Shirai dan Posuka Demizu dan tayang pada tanggal 8 Januari 2021.

 

Sinopsis

            Anime Yakusoku no Neverland atau dalam Bahasa inggris bernama The Promised Neverland ini bercerita tentang anak-anak yang hidup disebuah rumah di tengah padang rumput yang dikelilingi hutan. Anak-anak tersebut hidup bahagia bersama. Diantara anak-anak tersebut, ada 3 anak yang paling pintar, yaitu Emma, Ray, dan Norman. Ketiga anak tersebut selalu mendapatkan nilai test tertinggi setiap ujian berlangsung. Anak-anak disana dijaga oleh seorang pengasuh wanita yang biasa dikenal sebagai mama bernama Isabella. Diwaktu senggang mereka biasa bermain kejar kejaran bersama dengan anak-anak lain. Stiap anak di dalam panti tersebut memiliki mimpi bisa keluar dari sana dan mendapatkan keluarga seperti anak pada normalnya, karena pada dasarnya mereka dari sejak bayi sudah berada dan dirawat di panti tersebut. Pada suatu hari mama Isabella memberitahu bahwa anak bernama Conny sudah diadopsi oleh orangtua baru, jadi dia harus berpisah dengan anak-anak lain malam itu juga. Sebelum berpisah semua memberikan salam perpisahan kepada Conny, terutama Emma yang sangat sedih terhadap kepergian Conny. Pada akhirnya Emma dan Norman memutuskan untuk mengikuta mama dan juga Conny ke gerbang karena Conny lupa membawa boneka kelinci hadiah perpisahanya. Namun para anak di panti tersebut diminta untuk agar tidak mendekati gerbang yang menjadi jalan keluar dari linkungan tersebut atau memanjat tembok yang membatasi area tersebut atau mereka akan menerima hukuman. Tapi Emma dan Norman sudah membulatkan tekadnya dan siap menerima hukuman. Namun setelah mereka sampai di gerbang ternyata mereka menemukan Conny sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi tubuh kering kehabisan darah dan tertancap bunga yang mekar berwarna merah di jantungnya. Lalu Emma dan Norman menemukan mama Isabella mengobrol dengan makhluk menyeramkan yang orang memanggilnya iblis. Setelah kejadian itu Emma dan Norman sadar bahwa sebenarnya mereka bukan akan diadopsi melainkan dikirimkan kepada para iblis sebagai santapan mereka. Setelah itu mereka kembali ke panti asuhan dengan wajah ketakutan dan juga mereka memberi tahu Ray tentang semuanya dan berencana untuk kabur dari panti asuhan itu. Pada season pertama diceritakan tentang bagaimana mereka kabur dari panti asuhan yang ternyata adalah peternakan tersebut. Lalu pada season ke dua kita akan diperlihatkan bagaimana mereka bertahan hidup di dunia iblis dan mencari jalan keluar ke dunia manusia.

Penokohan

            Penokohan dalam anime ini sangat bagus ditambah lagi dengan Voice Actor/Actress jepang yang khas dalam pembawaan setiap karakter yang menjadikan anime ini semakin menarik dalam setiap episodenya. Emma sendiri memiliki karakter yang keras kepala dan gegabah walaupun begitu fisiknya paling unggul diantara anak yang lain. Ray memiliki karakter pendiam dan juga seorang agen ganda diamana dalam anime dia menjadi mata-mata bagi Isabella dan juga bagi temanya walaupun dia sendiri berpihak kepada teman-temanya, Ray juga memiliki karakter yang masa bodoh dengan sekitar namun sebenarnya dia adalah pengamat yang jeli. Sedangkan Norman adalah karakter yang pandai menyembunyikan niatnya sebenarnya dengan senyum palsu dan ekspresi lainya, dia juga karakter paling jenius dibandingkan dengan Emma dan Ray namun dialah yang memiliki fisik paling lemah.

Tokoh Protagonis

Manusia

1.    1. Emma

2.    2. Ray

3.     3.Norman

4.     4.Don

5.     5.Gilda

Iblis

1.     1.Mujika

2.     2.Sonju

Antagonis

Manusia

1.     1.Isabella

2.     2.Krone

3.     3.Grandma

4.     4.Peter Ratri

Iblis

1.     1.Leuvis

2.     2.Bayon

 

Kelebihan

            Anime ini menawarkan cerita yang menarik dengan nuansa dunia fantasi dan alur cerita yang bagus membuat anime ini menjadi salah satu anime yang wajib ditonton untuk kalian yang menyukai anime dark fantasy. Penokohan dan juka pengisian suara yang menghayati dalam setiap aksinya menjadi pont plus bagi anime ini. Alur cerita dalam anime ini membuat kita para penonton menjadi semakin penasaran. Banyak filosofis dan juga moral yang bisa kita ambil dalam anime ini. Grafis dan motion pada anime ini juga menarik. Sehingga penonton diberikan sensasi aksi yang wah dalam setiap episodenya. Anime ini juga sangat cocok bagi kalian yang suka menonton genre thriller  karena anime ini banyak menampilkan adegan mutilasi. Soundtrack anime ini juga sangat cocok dengan alur cerita nya, apalagi lagu backsound berjudul Isabella Lullaby merupakan backsound ter-epic.

 

Kekurangan

            Sayangnya Anime ini tidak bukan anime yang bisa dilihat oleh berbagai usia karena unsur-unsur yang saya pikir masih banyak sekali yang tidak cocok untuk anak-anak, adegan penyiksaan, adegan pembantaian dan lain-lain. Mungkin cover anime ini terlihat seperti anak-anak namun jangan tertipu oleh cover. Ending dari anime ini yaitu di season 2 sangat berbeda dari manganya dan banyak adegan di manga yang di skip di anime dan di akhir terdapat time skip menjadikan ending dari anime ini menjadi kurang puas karena masih banyak yang bertanya-tanya. Dan untuk tokoh villain mungkin menurut saya kurang wah sehingga kurang menjadikan protagonis greget. Pada season 1 banyak adegan yang memperlihatkan perdebatan dan pembicaraan yang terlalu banyak sehingga membuat saya bosan dalam menonton anime ini. Tapi semua kembali ke pendapat masing-masing.

 

            Nah Itu teman-teman resensi anime kali ini. Semoga bisa menjadi refrensi penggabutan IMMawan dan IMMawati ketika senggang. Kalau menurut saya rating untuk anime ini adalah 4,5 bintang deh, karena menarik untuk ditonton dan juga ceritanya menarik sayangnya endingnya tidak persis seperti di manga yang menjadikan anime ini pure Happy Ending.

Billahi fii sabillil Haq Fastabiqul Khoirot

Wassalamualaikum Wr. Wb

 

 

Share:

Popular

Labels

Recent Posts

Label Cloud

About (2) Agenda (8) Artikel (17) Bidang Kader (1) buletin (2) Data Base (1) galeri (5) Immawan (2) Immawati (7) Informasi (7) islam (2) MAKALAH (2) Opini (15) Organisasi (2) Profil (1) Puisi (4) Resensi (5) struktur (1) Tabligh (1)

QOUTES

Tidak akan ada kebenaran yang muncul di kepala, bila hati kita miskin akan pemahaman terhadap ajaran agama Allah.
-KH.Ahmad Dahlan